Deskripsi
Aglonema Silver Queen
Aglonema Silver Queen adalah jenis tanaman hias jadul yang telah lama hadir di Indonesia dan sekarang masuk pada jenis tanaman hias yang akan punah. Sebelum benar-benar punah, kami akan membahas terlebih dulu keunggulan dari tanaman tersebut.
Tapi tahukah Anda? Aglonema Silver Queen adalah tanaman yang mau punah, karena sempat engga laku karena jarang diminati di periode 2018-2023.
Kenapa bisa hampir punah? Padahal dulu tanaman ini hanya dimiliki kalangan juragan? Dan apa 11 keunggulannya yang bikin Anda wajib punya sebelum benar-benar hilang dari pasaran? Simak sampai habis.
Sejarah Singkat: Kenapa Aglonema Silver Queen Hampir Punah?
Aglonema Silver Queen adalah tanaman sri rejeki generasi pertama. Dulu tahun 90-an sampai 2000-an, setiap rumah, kantor, dan hotel pasti punya Sri Rejeki Silver Queen di sudut ruangan. Bahkan pada era sebelum milenium, hanya kalangan juragan saja yang memiliki tanaman ini. Mirip seperti Janda Bolong Variegata atau Monstera yang harganya tembuh puluhan juta kala itu karena langka.
Tahun 2018-2023 tren berubah total. Pasar dibanjiri Aglonema impor mahal: Suksom Jaipong, Red Anjamani, Lotus, Stardust, Wulandari yang warnanya merah menyala, pink ngejreng. Ditambah lagi jenis Monstera yang harganya digoreng sampai ratusan juta. Makin tenggelamlah si Queen ini.
Tidak seperti tanaman viral pada umumnya, Aglo Silverqueen yang warnanya silver kalem, hijau silver, dianggap jadul, kampungan, tidak ngejreng, sehingga jarang diminati. Harganya anjlok dari Rp 175.000 jadi Rp 15.000 per pot. Petani rugi besar.
Akibatnya petani di Lembang Bandung, Bandung Barat bongkar kebun Aglonema Silver Queen. Bahkan sampai ada yang dikubur dan dibakar sebagai bentuk kekecewaan terhadap pasar. Udah mah jadi petani yang paling mandiri karena harus bisa bertani dan jual sendiri, malah rugi.
Kebun Aglonema Silver Queen diganti ke Aglonema Lipstik dan Aglonema Red Kochin yang lebih laku. Indukan Sri Rejeki Silver Queen yang sudah berumur 5-10 tahun, tinggi 1 meter, banyak dibuang begitu saja.
11 Keunggulan Aglonema Silver Queen Yang Jarang Diketahui
Sekarang tahun 2026, saat tren tanaman jadul, tanaman penyerap polusi udara, dan tanaman minimalis Scandinavian kembali naik, Aglonema Silver Queen justru dicari lagi karena warna silvernya yang elegan dan kalem sangat cocok untuk rumah minimalis. Tapi stoknya sudah tipis. Masuk pada jenis tanaman yang mau punah.
Ciri Aglonema Silver Queen Asli yang langka dan wajib Anda simpan:
- Daun lebar panjang 20-30cm, dominan silver keperakan, tulang daun hijau tegas, pinggir hijau tipis.
- Batang besar bisa setinggi 80cm – 1,2 meter.
- Bukan Aglonema Silver King yang daunnya lebih bulat dan silvernya lebih putih pucat.
Jika Anda lihat Aglo Silverqueen tinggi 80cm ke atas, itu barang langka. Simpan, jangan dijual murah. 2 tahun lagi harganya bisa naik 3x lipat.
Berikut 11 keunggulannya yang bikin tanaman ini layak diselamatkan.
1. Bisa Menyerap Polusi Udara – TOP 10 Versi NASA Clean Air Study

Ini adalah keunggulan paling ilmiah dari Aglonema Silver Queen.
NASA tahun 1989 meneliti 50 tanaman hias. Hasilnya: Aglonema / Dieffenbachia / Sri Rejeki termasuk TOP 10 tanaman penyerap polusi udara terbaik di dunia.
Apa yang diserap Sri Rejeki Silver Queen?
- Formaldehida: Dari lem kayu, triplek, cat tembok, karpet baru. Penyebab pusing, mata perih, dan sesak.
- Benzena: Dari asap rokok, asap kendaraan, tinta printer.
- Karbon Monoksida: Dari knalpot kendaraan yang masuk ke rumah.
Daun Aglonema Silver Queen memiliki lebar 20-30 cm. Dengan permukaan daun yang luas dan jumlah stomata yang banyak, kemampuannya dalam menyerap polusi udara jauh lebih besar dibandingkan Aglonema impor berdaun kecil.
Cukup letakkan 2 pot Aglonema Silver Queen di ruang tamu, terutama yang dekat dengan jalan raya. Dalam 24 jam saja, udara di dalam ruangan akan terasa lebih segar.
Jika dibandingkan dengan membeli air purifier listrik seharga Rp 1,5 juta ditambah biaya listrik dan ganti filter, jauh lebih hemat memilih Aglonema Silver Queen seharga Rp 15.000. Tanaman ini mampu menyerap polusi udara seumur hidup tanpa butuh listrik. Untuk rumah di Jakarta, Bekasi, dan Surabaya yang tingkat polusinya tinggi, Sri Rejeki Silver Queen adalah pilihan air purifier alami termurah sekaligus paling estetik dengan warna silver-nya yang elegan.
2. Mudah Perawatan – Paling Tahan Banting di Keluarga Aglonema

Ini bukan klaim, tapi fakta lapangan dari petani Lembang.
Jika Aglonema Suksom, Wulandari butuh media tanam premium, pupuk khusus, paranet 70%, dan sering busuk akar, Aglonema Silver Queen perawatannya super gampang, bahkan lebih gampang dari Aglonema Lipstik.
- Media Tanam: Sekam, tanah, cocopeat, dan pupuk organik masing-masing 25%, aduk rata sampai porous. Sama seperti Dieffenbachia Maroba dan Sri Rezeki.
- Penyiraman: Anda dapat melakukan penyiraman secara rutin, pagi dan sore, supaya tanamannya mudah beradaptasi di lingkungan Anda. Penyiraman diperlukan agar kondisi tanaman tetap dalam kondisi prima, Anda tidak usah khawatir tanamannya membusuk selama media tanam yang digunakan porous, sebab salah satu fungsi pemberian air adalah menukar air dengan udara, sebab akar juga butuh bernafas.
- Penempatan: Selama 7 hari simpan di indoor dulu, jika sudah lewat berikan sinar secara perlahan. Hari ke-1 1 jam, hari ke-2 2 jam, hari ke-3 3 jam, begitu seterusnya sampai durasi 7-9 hari. Jangan full sun selama adaptasi. Jika layu segera masukkan ruangan. Ini wajib karena tanaman dikirim dari Bandung yang suhunya 23-28°C ke Jakarta 30-36°C pasti stres pasca perjalanan.
- Pupuk: Jangan dipupuk 30 hari pertama karena akarnya belum menjalar dan belum menempel pada media tanam. Setelah 30 hari beri NPK 16-16-16, 11-15 butir di 3-4 penjuru pot, 1-2 bulan sekali.
- Cahaya: Teduh terang 60-70% saja, tidak perlu full sun. Full sun daun silvernya gosong kuning.
- Hama: Hampir tidak ada hama serius.
Tingkat kematian Aglonema Silver Queen di tangan pemula hanya 5%, paling rendah di keluarga Aglonema.
3. Masuk Jenis Tanaman Yang Mau Punah – Jadi Buruan Kolektor Tanaman Jadul

Ini yang bikin Aglonema Silver Queen sekarang naik daun lagi. Karena sempat engga laku karena jarang diminati, masuk pada jenis tanaman yang mau punah.
Kolektor tanaman jadul sekarang berburu Sri Rejeki Silver Queen karena:
- Nostalgia tahun 90-an.
- Warna silvernya langka, tidak ada di Aglonema impor baru yang kebanyakan merah.
- Stok indukan besar sudah hilang dan tidak diproduksi massal lagi.
Di marketplace banyak yang jual Aglonema Silver King tapi diklaim Silver Queen. Padahal beda jauh.
Aglonema Silver Queen asli daunnya lebih panjang lancip, silvernya dominan, tulang daunnya tegas. Jika Anda punya Aglo Silverqueen tinggi 80cm, rawat baik-baik, 2 tahun lagi harganya bisa naik 3x lipat seperti Dieffenbachia Maroba yang sekarang sudah Rp 75.000 untuk tinggi 1 meter. Ini adalah investasi tanaman jadul.
4. Warna Silver Elegan Cocok Untuk Rumah Minimalis Scandinavian

Kelebihan estetika Aglonema Silver Queen yang tidak dimiliki aglonema merah seperti Lipstik atau Suksom.
Warna daunnya silver kehijauan, kalem, elegan, tidak ngejreng. Sangat cocok untuk:
- Rumah minimalis putih, abu, konsep Scandinavian dan Japan.
- Kantor modern dan cafe estetik.
- Apartemen studio.
Jika Aglo Lipstik Merah cocok untuk yang suka warna berani, Aglonema Silver Queen cocok untuk yang suka kalem mewah.
Letakkan di pot putih estetik diameter 20cm, taruh di sudut ruangan, kesan mahal langsung jadi padahal harga cuma Rp 15.000. Warna silvernya juga memantulkan cahaya, jadi ruangan terlihat lebih terang dan luas.
5. Bisa Tinggi 1 Meter Lebih – Jadi Tanaman Sudut Pengganti Palem Kuning

Kebanyakan Aglonema modern pendek 20-30cm. Sri Rejeki Silver Queen bisa tinggi 80cm – 1,2 meter jika dirawat 2 tahun di pot 30cm.
Cocok untuk:
- Sudut ruang tamu yang kosong.
- Samping tangga.
- Lobi kantor.
- Pengganti Palem Kuning yang butuh sinar banyak dan harga mahal Rp 250.000.
Aglonema Silver Queen jumbo 1 meter harganya hanya Rp 75.000 – Rp 100.000. Tinggi menjulang dengan daun silver berlapis-lapis, kesan tropis elegan langsung dapat.
6. Tahan AC dan Minim Cahaya – Bisa di Indoor 100%

Habitat aslinya hutan tropis bawah yang teduh. Jadi Aglo Silverqueen kuat di indoor AC 18-24 jam, kuat di kamar kos minim cahaya, kuat di kamar mandi yang lembab.
Tidak perlu dijemur tiap hari seperti kaktus. Cukup cahaya terang tidak langsung dari jendela atau lampu ruangan saja sudah subur.
Untuk Anda yang punya rumah type 36 jendelanya kecil, Aglonema Silver Queen adalah jawaban. Tidak seperti Calathea Lancifolia yang ujung daunnya mudah kering jika kena AC, Silver Queen jauh lebih tahan.
7. Daun Lebar Mudah Dilap – Tidak Menumpuk Debu

Daun Sri Rejeki Silver Queen lebar 20-30cm, permukaan agak mengkilap, tidak berbulu, jadi debu tidak mudah menempel dan sangat mudah dilap dengan tisu basah seminggu sekali.
Pori-pori daun tetap bersih, fotosintesis lancar, kemampuan menyerap polusi udara tetap maksimal. Bandingkan dengan tanaman berbulu seperti Calathea yang debunya susah dibersihkan.
8. Cepat Beranak dan Mudah Diperbanyak – 1 Pot Jadi 10 Dalam Setahun

Aglonema Silver Queen adalah tanaman rimpang yang rajin beranak.
1 induk dewasa bisa keluarkan 5-8 anakan dalam 6 bulan dari rimpang bawah.
Batangnya bisa di-stek: Potong batang 10cm, tancap di sekam lembab, 3 minggu keluar tunas baru.
Jika beli 1 pot Aglo Silverqueen Rp 25.000, setahun bisa jadi 10 pot x Rp 25.000 = Rp 250.000. Untung 900%.
Cara stek sama seperti Dieffenbachia Maroba dan Aglonema Lipstik: Potong batang tua, olesi betadine, tancap di sekam lembab, simpan teduh, jangan siram 3 hari.
Tapi wajib pakai sarung tangan, getahnya gatal karena mengandung kalsium oksalat.
9. Harga Sekarang Murah – Mulai Rp 15.000 Padahal Hampir Punah

Karena sempat engga laku karena jarang diminati, harga Aglonema Silver Queen sekarang murah meriah:
- Bibit 10-12cm: Rp 10.000 – Rp 15.000
- Remaja 15cm rimbun 6-8 daun: Rp 20.000 – Rp 25.000
- Induk 20cm rimbun 12-15 daun: Rp 35.000 – Rp 50.000
- Jumbo 80cm – 1 meter: Rp 75.000 – Rp 100.000
Murah karena petani masih punya sisa indukan, tapi tidak produksi massal lagi. Ini adalah kesempatan terakhir beli murah sebelum benar-benar punah dan harganya naik seperti tanaman jadul lainnya.
10. Cocok Untuk Taman Vertikal dan Taman Horizontal

Sama seperti Calathea lancifolia dan Tanaman Sri Rezeki, Aglonema Silver Queen juga cocok untuk 2 konsep taman:
- Taman Vertikal Rak Besi/Kayu: Susun pot 15cm Aglo Silverqueen di rak. Daun silvernya menjuntai, kesan rimbun elegan. Pot atas yang lebih kering siram lebih sering, pot bawah pupuk 15 butir NPK.
- Taman Horizontal Border: Tanam sebagai border di bawah pohon besar atau sepanjang pagar teduh, jarak 40cm antar tanaman. 6 bulan rimbun menutup tanah.
Untuk taman minimalis, Aglonema Silver Queen tidak berduri seperti Agave Siklok, jadi aman untuk anak-anak.
11. Daunnya Instagramable dan Menenangkan – Efek Terapi Hijau Silver

Warna silver hijau Sri Rejeki Silver Queen memberikan efek psikologis menenangkan, mengurangi stres, membuat ruangan terasa adem dan sejuk.
Foto di sudut ruangan putih estetik, daun silvernya kontras, langsung terlihat mahal dan Instagramable.
Tips agar daun mengkilap untuk foto: Lap dengan air + sedikit susu 1:10 atau leaf shine, dan semprot sprayer pagi sore untuk menjaga kelembapan.
Kesimpulan 11 Keunggulan Aglonema Silver Queen
Jadi 11 keunggulan Aglonema Silver Queen / Aglo Silverqueen / Sri Rejeki Silver Queen:
- Bisa menyerap polusi udara TOP 10 versi NASA.
- Mudah perawatan dan paling tahan banting.
- Masuk jenis tanaman yang mau punah karena sempat engga laku dan jarang diminati.
- Warna silver elegan cocok untuk rumah minimalis Scandinavian.
- Bisa tinggi 1 meter jadi tanaman sudut pengganti palem.
- Tahan AC dan minim cahaya, bisa di indoor 100%.
- Daun lebar mudah dilap, tidak menumpuk debu.
- Cepat beranak, 1 jadi 10 dalam setahun.
- Harga sekarang murah Rp 15.000 padahal hampir punah.
- Cocok untuk taman vertikal dan horizontal.
- Daun Instagramable dan menenangkan, efek terapi.
Jika Anda cari tanaman sri rejeki yang bisa menyerap polusi udara, mudah perawatan, warna silver elegan, dan hampir punah, jangan tunggu. Tanam Aglonema Silver Queen sekarang sebelum stok indukan benar-benar hilang dan harganya naik mahal.
Setelah ibadgarden.com membahasa keunggulan, berikutnya kami akan memberikan tips cara merawat tanaman aglonema silverqueen
11 Cara Merawat Aglonema Silver Queen Agar Tidak Mati, Silver Menyala, Rimbun
Anda baru beli Aglonema Silver Queen / Aglo Silverqueen / Sri Rejeki Silver Queen dari Bandung, 3 hari kemudian daunnya layu, menguning, silvernya pudar jadi kuning gosong, batang lembek busuk?
Bukan tanamannya jelek, tapi cara merawat aglonema silver queen di 7 hari pertama salah.
Aglonema Silver Queen memang terkenal mudah perawatan dibanding Aglonema Suksom, Lotus, Red Anjamani. Dia juga bisa menyerap polusi udara versi NASA dan sekarang masuk pada jenis tanaman yang mau punah, karena sempat engga laku karena jarang diminati.
Tapi justru karena mudah perawatan, banyak yang menyepelekan adaptasinya. Padahal musuh utamanya sama seperti Dieffenbachia Maroba dan Aglonema Lipstik: STRES PASCA PERJALANAN.
Tanaman dikirim dari DPL tinggi yaitu Bandung, yang suhunya antara 23-28°C, sedangkan Ibad engga tau kalau suhu di tempat Anda berapa. Misalkan tempat Anda itu di Jakarta yang suhu perkiraannya antara 30-36°C, sedangkan tanamannya dikirim dari Bandung yang suhunya antara 23-28°C, dengan kata lain akan terjadi stres pasca perjalanan dan stres perpindahan tempat.
Maka Ibad Garden sudah siapkan tips cara merawat aglonema silver queen yang dipakai petani Lembang. Ikuti step by step, dijamin silver menyala, rimbun. berikut informasinya
CARA 1 & 2: CARA MENANAM – FONDASI ANTI BUSUK AKAR
90% Aglonema Silver Queen mati karena media tanam salah, bukan karena kebanyakan air.
CARA 1: Racik Media Tanam 25% x 4 Wajib Porous
Sebelum Anda akan menanamnya ini pastikan anda sudah menyiapkan media tanamnya. Untuk rekomendasi media tanamnya: Sekam, tanah, cocopeat, dan pupuk organik masing-masing 25%, yang sebelum digunakan diaduk dulu sampai merata.
Rinciannya:
Sekam 25% (Sekam mentah 12,5% + sekam bakar 12,5%): Untuk rongga udara. Akar Aglo Silverqueen butuh bernafas. Sekam bikin media tidak padat, air langsung turun. Sekam bakar juga anti jamur.
Tanah 25% (Tanah Lembang gembur): Pengikat akar. Jangan pakai tanah sawah liat berat, akar sesak. Tanah Lembang gembur dan sudah steril alami.
Cocopeat 25%: Penyimpan kelembapan. Cocopeat simpan air 8x lipat, jadi media lembab tapi tidak becek. Penting untuk Sri Rejeki Silver Queen yang suka lembab 60-70%.
Pupuk Organik 25% (Kohe kambing fermentasi halus): Makanan awal sebelum NPK. Wajib fermentasi, jangan mentah. Kohe mentah panas dan jamuran.
Aduk keempatnya sampai benar-benar merata, tidak ada gumpalan. Siram air sampai lembab, diamkan 1×24 jam baru pakai.
Ciri media porous ideal: Siram air, air turun dalam 3 detik tidak menggenang. Digenggam menggumpal tapi dilepas buyar.
Jika media padat seperti semen, akar tidak bernafas, busuk, daun Aglonema Silver Queen menguning.
CARA 2: Jika Tidak Mau Pusing Ngaduk Media
Jika Anda tidak mau pusing mengolah media Anda menggunakan sekam busuk atau sekam fermentasi yang sudah banyak dijual dipasaran. Tinggal tuang ke pot, tanam, siram. Tidak usah fermentasi lagi.
Setelah media siap, tanam Aglonema Silver Queen tegak, benamkan 2-3cm saja, tekan pelan pinggirnya, jangan tekan batang utamanya. Batang Aglo Silverqueen sensitif luka.
CARA 3 & 4: PENYIRAMAN – RUTIN PAGI SORE TAPI JANGAN TAKUT BUSUK
Banyak pemula takut siram Aglonema Silver Queen karena takut busuk. Padahal busuk itu karena media tidak porous, bukan karena air.
CARA 3: Siram Rutin Pagi dan Sore Agar Adaptasi
Anda dapat melakukan penyiraman secara rutin, pagi dan sore, supaya tanamannya mudah beradaptasi di lingkungan Anda.
Aturan mainnya:
- Masa adaptasi 7 hari pertama: Siram 2 hari sekali saja, pagi saja jam 07.00-09.00. Jangan pagi sore dulu. Akar belum menjalar, media masih lembab dari Bandung. Jika dipaksa pagi sore, becek, akar busuk.
- Setelah lewat 7 hari dan daun sudah tegak segar: Baru siram rutin pagi dan sore. Pagi jam 07.00-09.00, sore jam 16.00-17.30. Siram secukupnya sampai air keluar dari lubang pot. Jangan siram siang jam 12 panas, air panas akar kaget.
Untuk Aglonema Silver Queen yang di indoor AC, cukup siram 3 hari sekali karena penguapan rendah.
Penyiraman rutin ini juga untuk membersihkan debu di daun silvernya agar tetap mengkilap dan kemampuan menyerap polusi udara tetap maksimal.
CARA 4: Pahami Fungsi Air – Tukar Air Dengan Udara
Penyiraman diperlukan agar kondisi tanaman tetap dalam kondisi prima, Anda tidak usah khawatir tanamannya membusuk selama media tanam yang digunakan porous, sebab salah satu fungsi pemberian air adalah menukar air dengan udara, sebab akar juga butuh bernafas.
Ini ilmu penting cara merawat aglonema silver queen.
Akar bukan cuma butuh air, tapi butuh oksigen untuk bernafas. Saat Anda siram, air masuk ke media mendorong udara lama yang kotor keluar. Saat air turun, udara baru segar masuk ke rongga sekam. Jadi akar dapat air + udara.
Jika media porous, sirkulasi lancar. Jika media padat tanah tok, air menggenang, udara tidak masuk, akar sesak, busuk.
Jadi jangan takut siram selama media porous 25% x 4. Justru jika tidak disiram 5 hari, media kering kerontang, akar kering, daun Sri Rejeki Silver Queen menggulung, ujung kering coklat, silvernya pudar.
Cara cek: Tusuk jari 2cm ke media, jika kering baru siram. Jika masih lembab jangan siram.
Tanda kebanyakan siram + media tidak porous: Daun bawah menguning lembek transparan, batang bawah lembek. Stop siram 3 hari, ganti media porous, tabur antracol.
Tanda kurang siram: Daun menggulung ke dalam, silver pudar, ujung kering coklat. Segera siram + semprot daun dengan sprayer.
CARA 5, 6, 7, 8: PENEMPATAN – KUNCI 7 HARI PERTAMA ANTI STRES
Ini cara merawat aglonema silver queen paling kritis. 90% kematian karena salah penempatan.
CARA 5: 7 Hari Indoor Total
- Selama proses penempatan lakukan step di bawah: Selama 7 hari simpan di indoor, jika sudah lewat berikan sinar secara perlahan.
- Begitu Aglo Silverqueen sampai, buka dus di dalam rumah teduh. Jangan buka di teras panas.
- Simpan di indoor dekat jendela terang tidak langsung. Ruang tamu, kamar tidur. Jangan di gudang gelap total, jangan di teras full sun.
- 7 hari jangan dijemur dulu. Biarkan istirahat pulihkan stres perjalanan.
CARA 6: Jemur Bertahap 1 Jam, 2 Jam, 3 Jam Sampai 7-9 Hari
Hari ke-1, 1 jam. Hari ke-2, 2 jam. Hari ke-3, 3 jam. Begitu seterusnya sampai durasi 7-9 hari.
Tutorial untuk Aglonema Silver Queen:
- Hari ke-8: Pagi jam 07.00-08.00 keluarkan ke teras yang kena sinar pagi lembut. Hanya 1 jam. Setelah 1 jam masukkan lagi indoor.
- Hari ke-9: Jam 07.00-09.00, 2 jam.
- Hari ke-10: Jam 07.00-10.00, 3 jam.
- Hari ke-11: Jam 07.00-11.00, 4 jam.
- Begitu seterusnya sampai durasi 7-9 hari penjemuran bertahap. Hari ke-14 sudah kuat kena sinar sampai jam 11 siang. Setelah itu baru boleh permanen di teras teduh terang 60-70%.
Jangan full sun jam 12 siang. Daun silvernya gosong kuning putih.
CARA 7: Pahami Fungsi Penempatan Bertahap
Memang fungsinya buat apa? Gini ya AA.
Tanaman dikirim dari DPL tinggi yaitu Bandung, yang suhunya antara 23-28°C, sedangkan Ibad engga tau kalau suhu di tempat AA berapa.
Contohnya:
Misalkan tempat Anda itu di Jakarta yang suhu perkiraannya antara 30-36°C, sedangkan tanamannya dikirim dari Bandung yang suhunya antara 23-28°C, dengan kata lain fungsi penempatan tersebut adalah mengkondisikan tanaman agar tetap dalam kondisi prima, sebab akan terjadi yang namanya stres pasca perjalanan dan stres perpindahan tempat.
Bayangkan dari Bandung sejuk 23°C tiba-tiba disuruh lari di Jakarta 36°C tanpa topi. Pasti syok.
Tanaman juga begitu. Dari Bandung sejuk, gelap di dus 2 hari, tiba-tiba Jakarta panas 36°C, langsung full sun. Pasti layu, daun mengering, silvernya gosong.
Maka harus adaptasi bertahap agar tubuhnya menyesuaikan suhu, kelembapan, cahaya baru.
Jika Anda di Lembang, Cipanas, Bogor Puncak, Malang yang sejuk mirip Bandung, adaptasi bisa 3-4 hari.
Jika Anda di Jakarta, Bekasi, Surabaya, Medan yang panas, adaptasi wajib 9 hari full.
Lebih baik lambat 9 hari tapi hidup, daripada cepat 1 hari tapi mati.
CARA 8: Larangan Selama Adaptasi Belum Selesai
Informasi tambahan: Selama proses belum selesai maka tanaman tidak boleh terkena sinar secara full. Jika layu atau daun mengering segera masukan kembali ke dalam ruangan.
Wajib diingat:
- Jangan letakkan Aglonema Silver Queen di halaman full sun selama 7 hari pertama.
- Jangan di dak panas menyengat.
- Jika siang daun layu menggulung, ujung kering, segera masukkan indoor, semprot air, tunggu segar.
Setelah 9 hari adaptasi selesai, Aglo Silverqueen bisa permanen di tempat yang mudah perawatan: teras teduh, ruang tamu, kamar tidur, kantor AC, taman vertikal rak besi, taman horizontal border di bawah pohon besar.
CARA 9 & 10: CARA PEMBERIAN PUPUK – JANGAN DIPUPUK 30 HARI PERTAMA
Kesalahan fatal kedua setelah salah penempatan. Baru tanam 3 hari sudah NPK 30 butir, gosong mati.
CARA 9: Tahan Dulu Pupuknya 30 Hari
Nah, untuk pemberian pupuk, Ibad sarankan supaya jangan dilakukan dulu pemupukan selama tanaman dalam masa adaptasi. Anda dapat melakukan pemberian pupuk NPK kepada tanaman setidaknya 30 hari setelah tanaman tersebut tertanam.
Kenapa enggak boleh dikasih pupuk? Kalau kata petani, akarnya belum menjalar dan belum menempel pada bagian media tanam. Gitu Anda, jadi jangan dulu dipupuk ya.
Penjelasan ilmiahnya:
Akar Aglonema Silver Queen baru sampai luka mikro akibat guncangan dan pencabutan. Belum menempel kuat ke media baru. Jika langsung NPK yang panas dan tinggi garam, akar luka terbakar, busuk, infeksi jamur.
Ibarat orang habis operasi, belum boleh makan sate pedas. Harus bubur dulu 30 hari.
Jadi 30 hari pertama: CUKUP AIR + TEDUH TERANG SAJA. Tidak usah NPK, POC, air cucian beras, micin.
Biarkan akar menjalar, keluar akar putih baru, menempel kuat.
CARA 10: Cara Pupuk NPK Yang Benar Setelah 30 Hari
Setelah 30 hari, akar sudah kuat, daun tegak, silver menyala, baru boleh pupuk.
Cara pupuk NPK untuk Aglonema Silver Queen agar silver tetap menyala dan rimbun:
- Pilih NPK 16-16-16 seimbang, atau NPK 12-12-17 + TE. Jangan NPK 30-10-10 N tinggi, daun hijau tok silver hilang.
- Dosis: Pot 10-12cm bibit 8-10 butir total, pot 15cm remaja 11-15 butir bagi 3 penjuru, pot 18-20cm induk 20-30 butir 4 penjuru, pot 25cm jumbo 40-50 butir.
- Tabur di pinggir pot jarak 3-4cm dari batang, jangan dekat batang, busuk.
- Bagi rata 11-15 butir di 3-4 penjuru seperti jam 12, jam 4, jam 8. Jangan tumpuk satu titik agar akar serap merata.
- Jangan kubur dalam 5cm, akar dangkal 1-2cm tidak sampai. Cukup taruh di atas media lalu siram larut sendiri.
- Siram setelah dipupuk agar NPK larut diserap akar.
- Pupuk pagi atau sore, 1-2 bulan sekali saja.
- Selang-seling dengan organik cair air cucian beras agar media tidak keras.
Tanda overdosis: Ujung daun coklat gosong kering. Siram banyak untuk cuci.
CARA 11: PERAWATAN LANJUTAN AGAR SILVER MENYALA DAN TETAP PRIMA
Cara utama selesai, lakukan perawatan lanjutan ini agar Aglonema Silver Queen tetap prima dan tidak masuk kepunahan di rumah Anda:
- Lap Daun Seminggu Sekali: Daun lebar silver mudah berdebu, stomata tertutup, tidak bisa menyerap polusi udara dan fotosintesis. Lap tisu basah agar silver mengkilap.
- Semprot Daun Pagi Sore: Jika indoor AC atau musim kemarau, semprot sprayer. Kelembapan 60-70% bikin daun mengkilap tidak kering ujungnya.
- Jangan Full Sun: Full sun silver gosong kuning putih. Teduh terang 60-70% ideal, paranet 60% jika di halaman.
- Buang Daun Tua Kuning: Daun bawah menguning 1-2 lembar normal daun tua, petik agar nutrisi fokus ke daun baru.
- Cek Hama Ulat dan Kutu Putih: Jika ada ulat petik, kutu putih semprot air + sabun 1 tetes.
- Putar Pot Seminggu Sekali: Agar pertumbuhan simetris tidak miring ke cahaya.
- Ganti Media 6 Bulan Sekali: Media lama asam, ganti baru 25% x 4 agar akar segar.
- Koleksi Sebelum Punah: Karena masuk jenis tanaman yang mau punah karena sempat engga laku karena jarang diminati, koleksi sekarang mumpung murah Rp 15.000, 2 tahun lagi bisa jadi mahal seperti Dieffenbachia Maroba.
Kesimpulan 11 Cara Merawat Aglonema Silver Queen
Jadi 11 cara merawat aglonema silver queen agar tidak mati, silver menyala, rimbun:
- Siapkan media tanam sekam, tanah, cocopeat, organik 25% masing-masing aduk rata.
- Jika tidak mau pusing beli MEDIA TANAM di etalase Ibad Garden.
- Siram rutin pagi dan sore agar mudah adaptasi.
- Jangan takut busuk selama media porous karena fungsi air menukar air dengan udara, akar butuh bernafas.
- 7 hari simpan indoor dulu.
- Jemur bertahap hari ke-1 1 jam, hari ke-2 2 jam, hari ke-3 3 jam sampai 7-9 hari.
- Pahami fungsi adaptasi Bandung 23-28°C ke Jakarta 30-36°C agar tidak stres pasca perjalanan dan perpindahan tempat.
- Selama adaptasi jangan full sun, jika layu masukkan ruangan.
- Jangan pupuk selama adaptasi, tunggu 30 hari setelah tertanam.
- Perawatan lanjutan lap daun, semprot, jangan full sun, buang daun tua, ganti media.
Ikuti 11 cara ini, Aglonema Silver Queen / Aglo Silverqueen / Sri Rejeki Silver Queen Anda akan tetap prima, silver menyala, rimbun, bisa menyerap polusi udara, mudah perawatan, dan Anda ikut menyelamatkan tanaman yang masuk jenis tanaman yang mau punah karena sempat engga laku karena jarang diminati.
Hatur nuhun, selamat berkebun. dan salam hangat dari ibad garden
Nah. setelah keunggulan dan cara merawat selesai di jelaskan, ibad garden akan menawarkan produk nya
Kurang lebih produknya seperti ini
Gambar Aglonema sri rejeki Silver Queen 1

Gambar Aglonema sri rejeki Silver Queen 2

Gambar Aglonema sri rejeki Silver Queen 3

Gambar Aglonema sri rejeki Silver Queen 4
Catatan:
Dikirim tanpa pot dan kemungkinan besar ukurannya berbeda dari photo yang disesababkan faktor cuaca dan stok yang tersedia dari petani, sebab produknya diambil lagi dari petani
Spesifikasi
- Produk akan dikirimkan dengan ketinggian: 25 s/d 40 cm (tergantung stok dari petani)
- Bobot berat 1pcs dengan metode pengiriman media tanam dikurangi: 500 gram
- Saran ukuran wadah yang digunakan: diameter 15×15
- Umur dari awal budidaya: 16-24 minggu
Cara packing
Untuk informasi cara packing, anda bisa cek ditautan bawah, karena kalau ditulis disini pasti akan sangat panjang. Coba cek dulu aja, ibad sudah jelasin serinci mungkin
INFO TAMBAHAN
- Tanaman akan dikirimkan dengan seperti gambar yang terdapat tulisan PRODUCT, kurang lebih jenisnya sama tapi ukurannya mungkin berbeda. Alasannya karena kondisi tanaman sangat terpengarus oleh cuaca dan ketersedian stok dari petani, Tapi ibad akan memastikan bahwa tanamannya akan dikirim yang terbaik
- Produk tidak disertakan dengan pot
- Produk ini akan dikirimkan dengan media tanam yang dikurangi
- Rekomendasi kurir ambil durasi waktu tercepat
- Rekomendasi merek pupuk pembasmian hama: Agrimec atau curacron
Sementara gitu aja dulu ya anda, kalau mau kenal lebih jauh cek dulu profilenya
Atau anda mau mencari informasi harga taman. Nah yang mau tau harga taman secara detailnya plus sudah ada rincian biaya dan tanaman satuannya klik disini
Terimakasih sudah berkunjung. Nuhun ya akang/teteh. Semoga sehat selalu













Ulasan
Belum ada ulasan.