Deskripsi
Tanaman Jenggot dewa
Tanaman Jenggot Dewa Bisa Hidup Tanpa Media Tanam? Ini Rahasianya
Pernah lihat tanaman yang menggantung seperti rambut putih keperakan dan hidup tanpa tanah? Itulah Jenggot Dewa atau Jenggot Musa, yang nama ilmiahnya Tillandsia usneoides. Tanaman ini sering disebut juga Spanish Moss, padahal dia bukan lumut.
Berbeda dengan tanaman hias pada umumnya yang butuh pot, tanah, dan pupuk, Jenggot Dewa adalah tanaman epifit sejati dan termasuk dalam keluarga Air Plant (Tillandsia). Artinya, dia bisa hidup hanya dengan menempel di udara.
Kok Bisa Hidup Tanpa Tanah?
Rahasianya ada pada daunnya. Di permukaan daun Jenggot Dewa terdapat sisik-sisik halus berwarna perak yang disebut trikoma. Trikoma inilah yang berfungsi seperti spons super canggih.
1. Menyerap Air dari Udara: Trikoma mampu menangkap kelembapan, embun pagi, dan air hujan langsung dari udara. Itulah kenapa tanaman ini sangat cocok digantung di teras yang sirkulasi udaranya bagus.
2. Menyerap Nutrisi: Debu, kotoran burung, dan partikel organik yang terbawa angin dan menempel di daun akan diserap sebagai nutrisi. Tidak perlu pupuk khusus yang mahal.
3. Fotosintesis Tanpa Akar: Akar pada Jenggot Dewa fungsinya bukan untuk mencari makan, melainkan hanya sebagai alat untuk berpegangan pada pohon inang, kawat, atau kayu. Seluruh proses fotosintesis dan penyerapan dilakukan oleh daun.
Karena itu, media tanam seperti tanah, sekam, atau cocopeat justru bisa membuatnya busuk jika terlalu lembap.
Cara Merawat Jenggot Dewa Agar Rimbun
Meski terkesan hidup cuek, ada beberapa trik agar Jenggot Dewa tumbuh lebat dan tidak kering:
1. Cahaya Terang Tidak Langsung: Jangan jemur di bawah matahari terik jam 11-14.00. Tempat terbaik adalah di bawah paranet, di teras, atau digantung di bawah pohon rindang. Cahaya 60-70% adalah yang paling ideal.
2. Sirkulasi Udara adalah Kunci: Ini yang paling penting. Jangan letakkan di dalam ruangan tertutup tanpa angin. Jenggot Dewa butuh angin untuk mengeringkan daunnya setelah disiram, agar tidak jamuran.
3. Penyiraman dengan Spray: Cukup semprot halus 2-3 kali seminggu di musim kemarau, dan 1 kali seminggu di musim hujan. Kalau kamu tinggal di dataran tinggi seperti Cipanas yang lembap, cukup 2 kali seminggu saja. Semprot sampai basah merata, lalu biarkan angin mengeringkannya.
4. Jangan Dipupuk Berlebihan: Jika ingin lebih cepat rimbun, cukup semprotkan pupuk cair khusus Tillandsia atau pupuk daun yang sangat encer (1/4 dosis) sebulan sekali.
Manfaatnya di Rumah
Selain unik dan estetik untuk dekorasi gantung, Jenggot Dewa dipercaya mampu membantu menyaring debu dan menjadi indikator kualitas udara yang bersih. Tanaman ini juga sangat awet, bisa hidup bertahun-tahun dan akan berbunga kecil berwarna kuning kehijauan yang harum saat sudah dewasa.
Jadi, jika kamu mencari tanaman hias yang minim perawatan, tanpa repot ganti media tanam, dan anti berantakan, Jenggot Dewa adalah jawabannya. Cukup gantung, semprot, dan nikmati keindahannya yang menjuntai eksotis.
Setelah ibad garden menjelaskan maka kali ini ibad mau menawarkan produknya
Produk jenggot dewanya merupakan hasil pertanian sendiri, jadi bisa dijamin lebih murah. Untuk ukuran yang ini panjangnya antara 40-60 cm (tidak bisa sama) karena faktor cuaca dan pertumbuhan tanaman berbeda.
Spesifikasi
- Produk akan dikirimkan dengan ketinggian: 40-60cm
- Perkiraan umur produk dari awal pembudidayaan: 24 bulan
- Ketahanan pengiriman: 15 hari
- Iklim penanaman: dataran tinggi ataupun dataran rendah
Info
- Produk sudah termasuk kawat lingkar
- Jumlah kuntum bunga, ranting atau daun produk yang akan dikirimkan mungkin tidak akan sama, dikarenakan proses tumbuh kembang
Kurang lebih produknya seperti ini
Gambar Tanaman jenggot dewa 40-60cm 1

Gambar Tanaman jenggot dewa 40-60cm 2

Gambar Tanaman jenggot dewa 40-60cm 3
Gambar Tanaman jenggot dewa 40-60cm 4
Sementara gitu aja dulu ya Agan, kalau mau kenal lebih jauh cek dulu profilenya
Atau Agan mau mencari informasi harga taman. Nah yang mau tau harga taman secara detailnya plus sudah ada rincian biaya dan tanaman satuannya klik disini
Terimakasih sudah berkunjung. Nuhun ya akang/teteh. Semoga sehat selalu










Ulasan
Belum ada ulasan.